slot pulsa
slot deposit pulsa
slot
slot pulsa
bola16
slot pulsa
slot
iboslot
slot pulsa
slot pulsa
slot gacor
rtp
slot gacor
rtp bola16
slot gacor
slot gacor
slot pulsa
Berita – Page 2 – Lembaga Penjaminan Mutu

Lembaga Penjaminan Mutu

Category: Berita

  • Jurusan MKS UIN Bandung Raih Akreditasi Unggul dari BAN-PT

    Jurusan MKS UIN Bandung Raih Akreditasi Unggul dari BAN-PT

    (UINSGD.AC.ID) — Jurusan Manajemen Keuangan Syariah (MKS) Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) meraih akreditasi unggul dari Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi (BAN-PT).

    Rektor UIN Sunan Gunung Djati Bandung Prof. Dr. H. Rosihon Anwar, M.Ag menyampaikan ini berdasarkan Surat Keputusan Direktur Dewan Eksekutif BAN-PT No. 4253/SK/BAN-PT/Ak.Ppj/S/X/2023 yang berlaku sejak tanggal 17 Oktober 2023 sampai 17 Oktober 2028.

    Atas capaian yang membanggakan kampus tercinta ini, Rektor mengucapkan rasa syukur yang sebesar-besarnya. Satu persatu Prodi UIN Bandung terakreditasi Unggul. “Hari ini giliran Prodi Manajemen Keuangan Syariah (MKS) terakreditasi Unggul. Tentu saja banyak pihak yang punya andil. Terima kasih Pak Dekan FEBI, Dr. Dudang Gojali beserta jajarannya, terutama Kaprodi MKS dan Sekjurnya. Tentu saja juga team borang. Terima kasih juga para warek, LPM, LP2M, Pusat Karir, dan semua team yang terlibat. Kita tapaki tahap menuju 75 persen prodi terakreditasi Unggul. Jazakumullah,” tegasnya, Kamis (19/10/2023).

    Selain Jurusan MKS, yang sudah mendapatkan akreditasi unggul, diantaranya, Prodi Administrasi Publik, Teknik Informatika, Pendidikan Agama Islam.

    Sebelumnya, telah dilakukan Asesmen Lapangan (AL) Prodi MKS dengan menghadirkan tim asesor BAN-PT: Dr. H. Muhammad Fakhri Husen, SE, M.Si (UIN Sunan Kalijaga, Yogyakarta)) dan Dr. Busriyanti , M.Ag (UIN Kiai Haji Achmad Sidiq, Jember) yang digelar secara hybrid di Aula FEBI UIN Bandung, Rabu-Kamis (27-28/09/2023).

    Akreditasi Unggul adalah peringkat akreditasi tertinggi yang diperoleh perguruan tinggi atau program studi yang memenuhi kriteria akreditasi dari BAN-PT.

    Dekan FEBI, Dr. H. Dudang Gojali, M.Ag menegaskan akreditasi menjadi bukti atas tonggak keunggulan akademik di lingkungan kampus.

    “Mudah-mudahan dengan mendapatkan akreditasi unggul dari BAN-PT ini menjadi modal bersama untuk terus berbenah, meningkatkan kualitas SDM, mutu pendidikan Islam, terutama dalam membangkitkan ekonomi Islam. Artinya harus bergaris lurus dengan unggul dalam pelayanan dan prestasi sampai dirasakan oleh mahasiswa, dosen, tenaga kependidikan,” jelasnya.

    Dekan FEBI berharap akreditasi unggul ini menjadi ikhtiar bersama civitas akademika UIN Sunan Gunung Djati, “dalam rangka menyiapkan generasi hebat yang siap menyongsong masa depan lebih baik, bermanfaat bagi agama, bangsa dan negara,” tandasnya.

    Ketua Jurusan MKS, Dr. H. Dadang Husen Sobana, M.Ag. menuturkan “Alhamdulillah, perjuangan tim siang malam yang tidak sia-sia, cukup melelahkan, namun ending-nya membahagiakan. Mulai dari memperbaiki data di PDDIKTI di satu tahun terakhir, membuat borang dan menunggu sampai persiapan kelengkapan berkas untuk Asesmen Lapangan (AL), hingga melengkapi permintaan data tambahan dari asesor saat Asesmen Lapangan yang mesti diselesaikan hari itu juga, hingga tim menyelesaikan nya hingga larut malam. Tentunya kami merasa bangga dan bahagia atas capaian ini, kami bisa mempertahankan yang sebelumnya menurut regulasi lama terakreditasi A dan sekarang Unggul dengan kriteria dan regulasi baru,” ujarnya.

    Ucapan terimakasih atas capaian Unggul ini, tak lupa kami sampaikan yang tak terhingga pada Rektor, Wakil Rektor, Dekan dan Wakil Dekan FEBI, Sekretaris Jurusan MKS yang dulu, Bu Neneng Hartati dan yang sekarang Bu Vemy Suci Asih, Ketua dan jajaran LPM , para dosen, tenaga kependidikan, mahasiswa dan alumni MKS, para pengguna lulusan yang sudah terlibat dan dilibatkan baik dalam proses maupun saat asesmen lapangan.

    “Kami sadar tanpa keterlibatan, support dan doa dari semuanya capaian Unggul akan sulit diwujudkan. Oleh karena itu kami atas nama keluarga besar jurusan Manajemen Keuangan Syariah menghaturkan jazakllah ahsanal jazaa. Semoga menjadi investasi dan amal baik untuk semuanya. Sekaligus mohon support, dukungan dan doa juga dari semuanya. Mudah-mudahan kami di jurusan bisa dan mampu utuk menjaga serta merawat capaian ini agar terus memberikan yang terbaik pada mahasiswa yang sedang belajar dengan keunggulan dan distingsi yang dimilikinya,” pungkasnya.

  • AL BAN-PT, Momentum bagi MKS untuk Meraih Kualitas Terbaik

    AL BAN-PT, Momentum bagi MKS untuk Meraih Kualitas Terbaik

    (UINSGD.AC.ID)– Rektor UIN Sunan Gunung Djati Bandung Prof. Dr. H. Rosihon Anwar, M.Ag menegaskan bahwa Asesmen Lapangan (AL) Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi (BAN-PT) pada Prodi Manajemen Keuangan Syariah (MKS) Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) menjadi momentum bagi prodi ini untuk memperoleh kualitas yang lebih baik lagi.

    “Karenanya, kami berharap kepada tim Akreditasi MKS untuk memberikan informmasi sejelas-jelasnya dan secepat-cepatnya, agar mendapatkan hasil terbaik untuk prodi MKS,” harap Rektor saat membuka kegitan AL Prodi MKS yang digelar secara hybrid di Aula FEBI UIN Bandung, Rabu (27/09/2023).

    Tampak hadir dalam AL ini Wakil Rektor I UIN SGD Dr. Dadan Rusmana, M.Ag; Dekan FEBI Dr. H. Dudang Gojali, M.Ag beserta jajaran dekanat; Ketua LPM UIN SGD; Ketua LP2M UIN SGD; para ketua/sekretaris jurusan; para dosen, mahasiswa, dan tenaga kependidikan.

    Rektor tak lupa mengucapkan selamat datang kepada tim asesor BAN-PT: Dr. H. Muhammad Fakhri Husen, SE, M.Si (UIN Sunan Kalijaga, Yogyakarta)) dan Dr. Busriyanti , M.Ag (UIN Kiai Haji Achmad Sidiq, Jember).

    Juga berterima kasih kepada Ketua Prodi MKS Dr. H. Dadang Husen Sobana, M.Ag dan sekretaris Vemy Suci Asih, ST, M.E.Sy, beserta semua yang terlibat dalam asesmen, panitia borang, dan pimpinan di lingkungan FEBI. “Semoga asesmen ini membawa berkah bagi prodi MKS, FEBI, dan UIN Bandung,” tuturnya.

    Menurut Rektor, akreditasi itu biasa-biasa saja dan merupakan kegiatan rutin, diselenggarakan 5 tahun sekali. Hakikatnya sebuah pengakuan mutu Prodi MKS dari penilaian internal dan eksternal.

    “Kami berharap dalam dua hari ke depan tim bisa bekerja sama yang baik dalam menyiapkan berbagai informasi yang dibutuhkan kedua asesor. Dan, semoga Prodi MKS mendapatkan nilai yang terbaik,” ujar Rektor.

    Dalam sambutannya, kedua Asesor menjelaskan bahwa tujuan AL itu membantu prodi untuk pengembangan ke depan, dengan memverifikasi laporan kinerja prodi yang telah diajukan ke BAN PT melalui borang, apakah sesuai fakta dan data di lapangan?

    “Kita hanya ingin tahu fakta di lapangan, apakah sudah sesuai? Jika dari prodi ada yang belum dibuat laporannya bisa ditambahkan datanya,” ujar Dr. Fakhri.

    Asesor berharap, tim Prodi MKS dapat bersinergi. Jika diminta data yang dibutuhkan dimohon ada kerjasama yang baik untuk segera dipenuhi. Dalam verifikasi data, nanti akan ada masukan untuk memperbaiki yang kurang dan meningkatkan hal yang baik agar menjadi prodi yang baik pula.[nanangs]

  • UIN Bandung Selenggarakan Short Course Peningkatan Kompetensi Dosen Pemula

    UIN Bandung Selenggarakan Short Course Peningkatan Kompetensi Dosen Pemula

    (UINSGD.AC.ID)-Short Course Peningkatan Kompetensi Dosen Pemula (PKDP) angkatan keempat dan lima kembali digelar. Dibuka oleh Rektor Universitas Islam Negeri Sunan Gunung Djati Bandung, Prof. Dr. Rosihon Anwar, acara dimulai Senin sore di Grand Hotel Preanger Kota Bandung (28/8/2023).

    Acara berlangsung hingga Sabtu, 2 September 2023. Sebanyak 75 orang peserta ikut dalam kegiatan tersebut. Berasal dari Koordinator Perguruan Tinggi Agama Islam Swasta Jawa Barat, Sekolah Tinggi Teologi Bandung, Sekolah Tinggi Teologi Kharisma Bandung, Sekolah Tinggi Agama Kristen Negeri Toraja Sulawesi Selatan, UIN Prof.KH. Saifuddin Zuhri Purwokerto, UIN Imam Bonjol Padang, UIN Sjech M Djamil Djambek Bukittinggi, UIN Sumatera Utara, Kopertais Wilayah Enam, Kopertais Wilayah Sembilan dan IAIN Syekh Nurjati Cirebon.

    Peserta mengikuti acara selama 6 hari, 48 JP untuk kegiatan offline dan dilanjutkan sebanyak 152 JP kegiatan online di kantor masing-masing hingga awal bulan November 2023. Kelulusan disampaikan 4 November 2023. Kegiatan ini merupakan persyaratan wajib mengikuti sertifikasi dosen.

    Materi yang disampaikan terdiri dari moderasi beragama, kebijakan Kementerian Agama, metode pembelajaran, penulisan artikel ilmiah, karir dosen, building learning commitment, ekspos proyek pembelajaran dan penulisan artikel.

    Saat membuka acara, Rektor mengingatkan untuk peserta agar mengikuti acara dengan sungguh-sungguh. Mengingat materi yang disampaikan sangat bermanfaat untuk meningkatkan kompetensi para dosen.
    Rektor juga menegaskan bahwa komitmen kebangsaan dan nilai moderasi beragama merupakan sikap mendasar seorang dosen, sehingga bisa menjadi agen terdepan memastikan mahasiswa dan masyarakat di lingkungannya tumbuh dengan sikap yang toleran, cinta tanah air, anti kekerasan dan berkomitmen pada perdamaian serta kemajuan.

    Kementerian Agama, lanjut Prof Rosihon, berkomitmen tinggi untuk meningkatkan kapasitas profesionalisme dalam melaksanakan tugas tri dharma perguruan tinggi. “Meningkatkan pemahaman, komitmen dan implementasi nilai-nilai kebangsaan dan moderasi beragama. Meningkatkan kemampuan beradaptasi terhadap perkembangan global dan nilai-nilai budaya kerja pada perguruan tinggi keagamaan. Acara ini juga membekali pemahaman karir dan jabatan dosen. Tolong diingat bersama, naik jabatan itu adalah bukan untuk kepentingan pribadi saja, tapi menjadi kebutuhan institusi. Keberadaan guru besar, lektor kepala itu penting bagi mutu program studi atau perguruan tinggi,” tegasnya.

    Ketua Lembaga Penjaminan Mutu (LPM) UIN Sunan Gunung Djati Bandung Prof. Dr. Ija Suntana menegaskan, kegiatan angkatan keempat dan lima ini merupakan rangkain kegiatan sebelumnya. Bahkan pada tahun 2022, UIN Sunan Gunung Djati Bandung pun menjadi Perguruan Tinggi Penyelenggara (PTP) bersama perguruan tinggi keagamaan negeri lainnya. Kegiatan ini merupakan program Kementeian Agama RI dan mendapat dukungan dari Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP). “Tahun 2023, PTP UIN Bandung mendapatkan tugas untuk memberikan Short Course sebanyak 195 orang peserta,” jelasnya.

    Sebagaimana diketahui, pada angkatan sebelum, satu sampai ketiga, telah dilaksanakan kegiatan serupa sejak Senin, 14-19 Agustus di Grand Hotel Preanger Bandung yang dilaksanakan oleh Lembaga Penjaminan Mutu (LPM).

  • TINGKATKAN MUTU DAN MARWAH KAMPUS, UIN SUNAN GUNUNG DJATI BANDUNG MILIKI ASESOR LAMEMBA

    TINGKATKAN MUTU DAN MARWAH KAMPUS, UIN SUNAN GUNUNG DJATI BANDUNG MILIKI ASESOR LAMEMBA

    (UINSGD.AC.ID)-Rektor UIN Sunan Gunung Djati Bandung, Prof. Dr. H. Mahmud, M.Si., CSEE., merasa bangga dan bersyukur atas capaian prestasi Ketua Jurusan Manajemen Keuangan Syariah (MKS) Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI), Dr. H. Dadang Husen Sobana, M.Ag., CSBA, yang dinyatakan lolos menjadi Asesor Lembaga Akreditasi Mandiri Ekonomi Manajemen Bisnis dan Akuntansi (LAMEMBA).

    LAMEMBA bertugas melakukan proses Akreditasi untuk Program Studi di Bidang Ekonomi, Manajemen, Bisnis dan Akuntansi, yang diprakasai oleh Ikatan Sarjana Ekonomi Indonesia (ISEI), Ikatan Akuntan Indonesia (IAI), dan Asosiasi Fakultas Ekonomi, dan Bisnis Indonesia (AFEBI).

    “Saya atas nama pimpinan mengucapkan Selamat dan Sukses atas prestasi Dr. Dadang Husen Sobana yang membanggakan kampus. Mudah-mudahan dengan memiliki Asesor dari LAMEMBA ini menjadi modal bersama dan sama-sama bekerja untuk terus meningkatkan mutu pendidikan dan marwah kampus yang mendapatkan kembali pengakuan akreditasi pendidikan tinggi,” tegasnya, Rabu (29/3/2023).

    Prof Mahmud menegaskan akreditasi sangat diperlukan untuk mengukur tentang kualitas pendidikan pada suatu lembaga pendidikan perguruan tinggi dalam meningkatkan mutu dan daya saing lulusan.

    Sebelumnya, UIN Sunan Gunung Djati Bandung telah memiliki 3 Asesor LAMDIK, Lembaga Akreditasi Mandiri Kependidikan yang memiliki tugas untuk melakukan proses Akreditasi untuk Program Studi (PS) di Bidang Kependidikan di Indonesia. “Almarhum Dr. H. Dindin Jamaluddin, Dr. Nanang Kosim, Dr. Cecep Anwar. Selain Asesor yang ada di BAN-PT berjumlah 18 orang,” tandasnya.

    Peralihan sistem akreditasi Program Studi dari BAN-PT ke Lembaga Akreditasi Mandiri yang mulai efektif di tahun 2022 telah memunculkan harapan dan peluang yang lebih besar kepada para dosen dosen muda yang dianggap sudah memenuhi kriteria dan kompeten untuk mengabdikan dan berkiprah lebih nyata dalam memajukan Perguruan Tinggi di Indonesia.

    Hal itu pula lah yang disambut antusias oleh salah satu dosen FEBI UIN Sunan Gunung Djati Bandung. Dosen MKS itu mencoba peruntungan mendaftar untuk menjadi Asesor di Lembaga Akreditasi Mandiri Ekonomi Manajemen Bisnis dan Akuntansi (LAMEMBA) saat ada informasi di bulan September 2022 terkait rekruitmen calon asesor LAMEMBA batch 2 tahun 2022.

    “Percobaan ini bukan tanpa dasar, karena sesuai informasi yang tertera, merasa ada kriteria yang dimiliki dan se rumpun dengan bidang keilmuan serta program studi yang sekarang ditekuninya.”

    Menurutnya, melalui tahapan yang sangat panjang dan ketat, tak kurang saat awal yang lolos seleksi administrasi 849 dosen, tersisa saat dinyatakan lolos wawancara sebagai tahapan terakhir seleksi tersisa 272 orang saja, yang terpilih dari seluruh Perguruan Tinggi dan Fakultas yang memiliki rumpun Ekonomi, Manajemen, Bisnis dan Akuntansi.

    “Alhamdulillah saya terpilih setelah berhasil mengikuti beberapa tahapan seleksi yang dilaksanakan LAMEMBA, mulai dari lolos administrasi, lulus Uji Kompetensi, Psikotest dan tahap terakhir lolos wawancara. Pengumuman kelolosan wawancara ini diterima pada hari Jumat sore tanggal 24 Maret 2023,” jelasnya.

    Dr Dadang Husen menuturkan, “awalnya pesimis bisa lolos dari setiap tahapan tersebut mengingat begitu banyak yang mengikuti dan ketatnya tahapan yang mesti dilaluinya. Namun berkat kesungguhan, kepercayaan diri, supports dan doa yang diberikan dari semua pihak, alhamdulillah bisa dilalui dengan baik dan berakhir indah, lolos menjadi asesor LAMEMBA,” tuturnya.

    Ketua Lembaga Penjaminan Mutu (LPM) UIN SGD Bandung, Dr. H. Ija Suntana, M.Ag, saat mengetahui informasi tersebut langsung memberikan selamat kepada Dr. Dadang Husen Sobana atas capaiannya lolos menjadi asesor LAMEMBA. “Semoga bisa memperkuat posisi LPM dan UIN SGD Bandung baik di internal maupun di luar UIN SGD Bandung,” ujarnya.

    Dekan Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI), Dr. H. Dudang Gojali, M.Ag. merasa bangga ada salah satu dosennya yang terpilih menjadi asesor, bahkan menurutnya Dadang Husen ini menjadi “the first” untuk FEBI UIN SGD Bandung.

    Dengan adanya wakil di LAMEMBA, paling tidak akan membawa kebermafaatan bagi Prodi-prodi di bawah naungan FEBI sekaligus membawa nama baik FEBI di luar kampus UIN SGD Bandung.

    Tentunya memprcepat informasi yang diperoleh bila ada peraturan-peraturan LAMEMBA yang baru terkait dengan akreditasi, “karena secara institusi dan berdasarkan rumpun ilmu, semua Prodi atau Jurusan yang ada di FEBI ini semua akreditasinya ke LEMEMBA,” paparnya.

    Dr Dadang Husen juga mohon doa dari seluruh civitas UIN SGD Bandung “Semoga saya mampu mengemban amanah ini dengan penuh tanggung jawab dan profesionalisme yang tinggi, hingga mampu membawa nama baik FEBI juga UIN Bandung pada umumnya dalam rangka meningkatkan kampus tercinta,” pungkasnya.

  • LPM UIN Bandung Gelar Pelatihan Pendamping Peningkatan Budaya Mutu

    LPM UIN Bandung Gelar Pelatihan Pendamping Peningkatan Budaya Mutu

    (UINSGD.AC.ID)-Wakil Rektor Bidang Akademik Universitas Islam Negeri (UIN) Sunan Gunung Djati Bandung Prof. Dr. Rosihon Anwar, M.Ag menyampaikan apresiasinya kepada Lembaga Penjaminan Mutu (LPM) dan seluruh peserta juga tim dari Pusat Pengembangan Sumber Daya Manusia (P2SDM) IPB University Bogor yang menyelenggarakan kegiatan Pelatihan Pendamping Peningkatan Budaya Mutu.

    “Terimakasih kepada P2SDM IPB University Bogor, ini tetangga secara demografis, yang membersamai kami untuk terus meningkatkan mutu kampus sehingga benar-benar meraih unggul,” tegas Prof Rosihon saat membuka acara secara daring, di Bandung, Senin (28/11/2022).

    Kegiatan yang berlangsung mulai Senin 28 November sampai dengan Kamis 1 Desember ini diikuti 27 orang peserta. Menurut Wakil Rektor Satu, pencapaian mutu yang unggul merupakan bagian dari target yang harus diraih oleh universitas. Meski tentu, dalam dua tahun belakangan, pandemi telah menjadikan kampus menghadapi tantangan yang lumayan berat baik secara internal maupun eksternal. “Ini menjadi komitmen Pa Rektor dan selalu ditegaskan dalam berbagai kesempatan untuk terus menjaga mutu. Meski memang kita akui ada perubahan dalam proses pembelajaran. Dari yang semula luring, menjadi daring dan kini akhirnya menjadi blended. Semua kebijakan ini harus terjaga benar mutunya. LPM telah mengawal dengan baik,” tegasnya.

    Prof Rosihon juga menyampaikan bahwa Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM) menjadi salah satu amanat yang harus ditunaikan oleh UIN SGD Bandung. Sejak 2020, UIN SGD Bandung telah melaksanakan MBKM. “Pak Rektor sangat berkomitmen melaksanakan MBKM. Beliau juga selalu menantang agar penelitian dan pengabdian itu benar-benar membumi, menemukan akar masalah. Sehingga outcome dan output-nya terukur dan dapat dipergunakan oleh masyarakat,” jelasnya.

    Lebih lanjut, komitmen pada mutu, lanjut Prof Rosihon, bukan hanya komitmen kebijakan akademik, tapi menjadi bagian dari ajaran agama Islam tentang bagaimana agar perbaikan secara terus menerus dilakukan. Beliau pun berpesan kepada seluruh peserta untuk mengikuti kegiatan dengan baik. Lulus dan kompeten menjadi auditor. “Bukan hanya soal menjadi auditor, tapi bagaimana mampu mengimplementasikan pengalaman dan kompetensinya di program studi dan fakultas. Benar-benar mengamalkan ilmu yang diperoleh, diimplementasikan dalam budaya akademik,” pintanya.

    Kepala Pusat Pengembangan Sumber Daya Manusia IPB University Bogor Dr. Amiruddin Saleh menyatakan, budaya mutu di era MBKM merupakan kemestian. Universitas harus mampu ditandingkan dan disandingkan tidak hanya di tingkat nasional, tapi juga regional bahkan global. Mutu lulusannya diharapkan bermutu dan berkualitas. “Benar-benar bermanfaat bagi masyarakat. Mampu memecahkan masalah, terampil dan berkualitas baik di dunia kerja, dunia usaha dan dunia industri,” jelasnya.

    Universitas jangan menjadi menara gading, penghasil banyak lulusan tapi malah pencipta pengangguran. “Ini bisa dijawab dengan mutu yang terjaga. Kita harus mengawalnya dengan baik. Sehingga pemangku pendidikan merasa puas dengan layanan yang kita berikan,” katanya.

    Ketua Lembaga Penjaminan Mutu (LPM) UIN SGD Bandung Dr Ija Suntana menjelaskan, kegiatan ini merupakan kerjasama pihaknya dengan Pusat Pengembangan Sumber Daya Manusia (P2SDM) IPB University. Peserta kegiatan ini sebanyak 27 orang yang berasal dari perwakilan seluruh fakultas dan program Pascasarjana. Tidak hanya mendapatkan sertifikat pelatihan, peserta yang lulus juga akan mendapatkan sertifikat internasional AMI KAN/ISO 17024. “Uji kompetensinya 1 Desember 2022. Semuanya dilakukan secara daring,” katanya.

    Materi yang diberikan, lanjut Dr Ija, antara lain tentang Audit Mutu Internal (AMI), membuat program kerja dan kertas kerja AMI, etika auditor, praktik visitasi AMI daring, simulasi Rapat Tinjauan Manajemen, pembuatan laporan audit, praktik evaluasi diri dan risk based audit juga presentasi hasil audit. “Materi tentang membangun budaya mutu di era MBKM juga diberikan kepada peserta,” jelasnya.

  • LPM UIN SGD BANDUNG GELAR PELATIHAN PENDAMPING PENINGKATAN BUDAYA MUTU

    LPM UIN SGD BANDUNG GELAR PELATIHAN PENDAMPING PENINGKATAN BUDAYA MUTU

    (UINSGD.AC.ID)-Wakil Rektor Bidang Akademik Universitas Islam Negeri (UIN) Sunan Gunung Djati Bandung Prof. Dr. Rosihon Anwar, M.Ag menyampaikan apresiasinya kepada Lembaga Penjaminan Mutu (LPM) dan seluruh peserta juga tim dari Pusat Pengembangan Sumber Daya Manusia (P2SDM) IPB University Bogor yang menyelenggarakan kegiatan Pelatihan Pendamping Peningkatan Budaya Mutu.

    “Terimakasih kepada P2SDM IPB University Bogor, ini tetangga secara demografis, yang membersamai kami untuk terus meningkatkan mutu kampus sehingga benar-benar meraih unggul,” tegas Prof Rosihon saat membuka acara secara daring, di Bandung, Senin (28/11/2022).

    Kegiatan yang berlangsung mulai Senin 28 November sampai dengan Kamis 1 Desember ini diikuti 27 orang peserta. Menurut Wakil Rektor Satu, pencapaian mutu yang unggul merupakan bagian dari target yang harus diraih oleh universitas. Meski tentu, dalam dua tahun belakangan, pandemi telah menjadikan kampus menghadapi tantangan yang lumayan berat baik secara internal maupun eksternal. “Ini menjadi komitmen Pa Rektor dan selalu ditegaskan dalam berbagai kesempatan untuk terus menjaga mutu. Meski memang kita akui ada perubahan dalam proses pembelajaran. Dari yang semula luring, menjadi daring dan kini akhirnya menjadi blended. Semua kebijakan ini harus terjaga benar mutunya. LPM telah mengawal dengan baik,” tegasnya.

    Prof Rosihon juga menyampaikan bahwa Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM) menjadi salah satu amanat yang harus ditunaikan oleh UIN SGD Bandung. Sejak 2020, UIN SGD Bandung telah melaksanakan MBKM. “Pak Rektor sangat berkomitmen melaksanakan MBKM. Beliau juga selalu menantang agar penelitian dan pengabdian itu benar-benar membumi, menemukan akar masalah. Sehingga outcome dan output-nya terukur dan dapat dipergunakan oleh masyarakat,” jelasnya.

    Lebih lanjut, komitmen pada mutu, lanjut Prof Rosihon, bukan hanya komitmen kebijakan akademik, tapi menjadi bagian dari ajaran agama Islam tentang bagaimana agar perbaikan secara terus menerus dilakukan. Beliau pun berpesan kepada seluruh peserta untuk mengikuti kegiatan dengan baik. Lulus dan kompeten menjadi auditor. “Bukan hanya soal menjadi auditor, tapi bagaimana mampu mengimplementasikan pengalaman dan kompetensinya di program studi dan fakultas. Benar-benar mengamalkan ilmu yang diperoleh, diimplementasikan dalam budaya akademik,” pintanya.

    Kepala Pusat Pengembangan Sumber Daya Manusia IPB University Bogor Dr. Amiruddin Saleh menyatakan, budaya mutu di era MBKM merupakan kemestian. Universitas harus mampu ditandingkan dan disandingkan tidak hanya di tingkat nasional, tapi juga regional bahkan global. Mutu lulusannya diharapkan bermutu dan berkualitas. “Benar-benar bermanfaat bagi masyarakat. Mampu memecahkan masalah, terampil dan berkualitas baik di dunia kerja, dunia usaha dan dunia industri,” jelasnya.

    Universitas jangan menjadi menara gading, penghasil banyak lulusan tapi malah pencipta pengangguran. “Ini bisa dijawab dengan mutu yang terjaga. Kita harus mengawalnya dengan baik. Sehingga pemangku pendidikan merasa puas dengan layanan yang kita berikan,” katanya.

    Ketua Lembaga Penjaminan Mutu (LPM) UIN SGD Bandung Dr Ija Suntana menjelaskan, kegiatan ini merupakan kerjasama pihaknya dengan Pusat Pengembangan Sumber Daya Manusia (P2SDM) IPB University. Peserta kegiatan ini sebanyak 27 orang yang berasal dari perwakilan seluruh fakultas dan program Pascasarjana. Tidak hanya mendapatkan sertifikat pelatihan, peserta yang lulus juga akan mendapatkan sertifikat internasional AMI KAN/ISO 17024. “Uji kompetensinya 1 Desember 2022. Semuanya dilakukan secara daring,” katanya.

    Materi yang diberikan, lanjut Dr Ija, antara lain tentang Audit Mutu Internal (AMI), membuat program kerja dan kertas kerja AMI, etika auditor, praktik visitasi AMI daring, simulasi Rapat Tinjauan Manajemen, pembuatan laporan audit, praktik evaluasi diri dan risk based audit juga presentasi hasil audit. “Materi tentang membangun budaya mutu di era MBKM juga diberikan kepada peserta,” jelasnya.

  • Mohon Doanya Kami Bersiap Melaksanakan Asesmen AUN-QA

    Mohon Doanya Kami Bersiap Melaksanakan Asesmen AUN-QA

     

    (UINSGD.AC.ID)-4 Program Studi di lingkungan UIN Sunan Gunung Djati Bandung: Sastra Inggris Fakultas Adab dan Humaniora (FAH), Manajemen Pendidikan Islam (MPI) Fakultas Tarbiyah dan Keguruan (FTK), Perbandingan Madzhab dan Hukum (PMH) Fakultas Syariah dan Hukum (FSH), Ilmu Alquran dan Tafsir (IAT) Fakultas Ushuluddin (FU) akan melaksanakan proses asesmen The ASEAN University Network-Quality Assurance (AUN-QA) yang diselenggarakan pada 10-14 Oktober 2022. Mohon doanya dari seluruh civitas akademika.

    https://uinsgd.ac.id/mohon-doanya-kami-bersiap-melaksanakan-asesmen-aun-qa/

  • Rapat Tinjauan Manajemen (RTM) 2022 Lembaga Penjaminan Mutu (LPM)

    Rapat Tinjauan Manajemen (RTM) 2022 Lembaga Penjaminan Mutu (LPM)

    Rektor Universitas Islam Negeri Sunan Gunung Djati Bandung Prof. Dr. Mahmud, M.Si menegaskan bahwa Audit Mutu Internal (AMI) merupakan hal yang sakral dan harus ditindaklanjuti oleh pimpinan terkait.

    “Buat Rencana Tindak Lanjut di masing-masing fakultas, sebagai langkah berikut dari rapat yang hari ini kita selenggarakan. AMI itu sakral baik dari sisi regulasi maupun prosedurnya. Ini cara jujur kita menilai kondisi riil mutu layanan akademik kepada pemangku kepentingan,” tegas Rektor saat memberikan tanggapan dan arahan dalam acara Rapat Tinjauan Manajemen (RTM) hasil Audit Mutu Internal (AMI) Tahun 2022 yang diselenggarakan Lembaga Penjaminan Mutu (LPM) di Ruang Sidang Gedung O Jauharuddin AR, Kampus Satu UIN Sunan Gunung Djati Bandung, Cipadung, Kota Bandung, Senin (26/12/2022).

    Hadir dalam kegiatan tersebut para Wakil Rektor, para Dekan, Kepala Biro, para Wakil Dekan Bidang Akademik, Wakil Direktur Bidang Akademik Program Pascasarjana, para koordinator baik tingkat universitas maupun fakultas serta para Kepala Pusat. Dari LPM, hadir ketua, sekretaris, semua kepala pusat dan staf.

    Menurut Rektor, Rencana Tindak Lanjut (RTL) menjadi penting, agar pada tahun 2023, berbagai hambatan dalam program pengembangan budaya akademik bermutu dapat teratasi dengan baik. “Sehingga tak ada lagi hal-hal yang tidak pas dari sisi penjaminan mutu. Kita sisir dan perbaiki agar kampus ini lebih baik lagi,” tegasnya.

    Bahkan Rektor mengingatkan bahwa AMI merupakan solusi terbaik untuk memastikan Sistem Penjaminan Mutu Internal (SPMI) terlaksana dengan baik. “Jadi tolong dipelajari lagi hasil audit. Ini bukan soal membuka kekurangan, tapi bagaimana kita jujur dengan kondisi dan berkomitmen memperbaiki. Ini untuk perbaikan dan semuanya harus berkomitmen membangun budaya mutu,” katanya.

    Ketua LPM Dr Ija Suntana menegaskan, tahun 2022 ini, AMI difokuskan kepada kurikulum dan Rencana Pembelajaran Semester (RPS). “Kita tematik tiap tahun dan kebetulan ini menjadi tagihan lembaga akreditasi internasional,” tegasnya.

    Dalam kesempatan tersebut, diumumkan juga program studi dan auditor terbaik, baik dari sisi pelaporan maupun kinerjanya. Sebagaimana diketahui, SPMI merupakan salah satu pelaksanaan dari Undang Undang Nomor 12 tahun 2012 tentang Pendidikan Tinggi. Di mana diatur dalam Bab III tentang penjaminan mutu khususnya pasal 52 dan 53 ayat 4. Di dalamnya diatur agar perguruan tinggi secara sistematis melaksanakan proses penjaminan mutu melalui sistem penjaminan mutu internal yang mengacu pada Standar Nasional Pendidikan Tinggi (SNPT).

    SPMI merupakan kegiatan sistemik penjaminan mutu yang dilakukan oleh perguruan tinggi secara otonom untuk mengendalikan dan meningkatkan penyelenggaraan pendidikan tinggi secara terencana dan berkelanjutan. Memiliki SPMI memastikan perguruan tinggi memiliki standar internal sesuai dengan standar pendidikan tinggi.

    Salah satu bentuk pelaksanaan SPMI adalah dengan melakukan Audit Mutu Internal (AMI) setiap tahun. AMI merupakan sebuah proses yang sistematis, mandiri dan terdokumentasi untuk memperoleh bukti audit, dipastikannya pelaksanaan kegiatan di perguruan tinggi sesuai dengan standar yang telah ditetapkan.

    Laporan AMI ini kemudian dipergunakan Auditee untuk melakukan langkah pendekatan SPMI yang dirumuskan dalam Rapat Tinjauan Manajemen (RTM). “Kami yakin, pelaksanaan AMI menentukan apakah aktivitas menjaga mutu serta hasilnya sesuai dengan rencana yang telah ditetapkan dan telah diimplementasikan secara efektif,” tegasnya

  • Rapat Tinjauan Manajemen (RTM) 2022 Lembaga Penjaminan Mutu (LPM)

    Rapat Tinjauan Manajemen (RTM) 2022 Lembaga Penjaminan Mutu (LPM)

    (UINSGD.AC.ID)- Lembaga Penjaminan Mutu (LPM) Universitas Islam Negeri Sunan Gunung Djati Bandung menyelenggarakan Rapat Tinjauan Manajemen (RTM) sebagai salah satu proses pelaporan dan evaluasi program Audit Mutu Internal (AMI) tahun 2021. Dilaksanakan di Grand Hotel Preanger Bandung pada hari Jumat (17/6/2022), acara tersebut dibuka oleh Rektor, Bapak Prof. Dr.H. Mahmud, M.Si.

    Dihadiri oleh para Wakil Rektor baik satu hingga empat, Kepala Biro, Dekan, Wakil Dekan, Koordinator, Ketua Lembaga, Kepala Pusat dan Ketua Program Studi baik di level S-1 hingga S-3 di lingkungan UIN SGD Bandung.

    Dalam arahannya, Rektor mengapresiasi agenda tersebut dan meminta agar kegiatannya dipertahankan untuk dapat mengidentifikasi masalah mutu layanan akademik dan non akademik dengan akurat. Lebih lanjut untuk dijadikan program perbaikan, pengendalian dan peningkatan dari Standar Nasional Pendidikan Tinggi. Siklus PPEPP (Penetapan, Pelaksanaan, Evaluasi, Pengendalian dan Peningkatan) menjadi budaya mutu yang terlaksana dalam keseharian institusi. Pencapaian akreditasi institusi harus ditingkatkan menjadi unggul dan di masa depan mendapatkan pengakuan secara regional dan global.

  • 95 Dosen UIN Bandung Kini Bersertifikat Internasional

    95 Dosen UIN Bandung Kini Bersertifikat Internasional

    Bandung – Sebanyak 58 dosen Universitas Islam Negeri (UIN) Sunan Gunung Djati Bandung berhasil lolos dalam uji kompetensi yang diselenggarakan oleh International Boards of Standars (IBS). IBS sendiri merupakan anggota American Academy yang bergabung dengan CHEA International Quality Group.
    Rektor UIN Bandung Prof Mahmud mengatakan dengan sertifikat internasional yang kini dikantongi oleh 58 dosen menjadi suatu kebanggaan bagi kampus UIN Bandung.

    “Ditambah lagi dua dosen di antaranya merupakan instruktur moderasi beragama tersertifikasi internasional (CRMI),” kata Mahmud dalam keterangan yang diterima detikJabar, Senin (6/6/2022).

    Dengan 58 dosen yang mendapat lolos uji kompetensi itu, saat ini total UIN Bandung memiliki 95 dosen yang mempunya sertifikat internasional.

    “Sesuai milestone tahun 2021 seharusnya masuk pengakuan internasional, maka apresiasi ini sudah tepat untuk meningkatkan daya saing dan marwah kampus. Atas dasar itu, memasuki rekognisi internasional harus menjadi ikhtiar bersama untuk mengakui capaian internasional,” ungkapnya

    “Salah satu caranya melalui sertifikat keahlian internasional yang dikeluarkan oleh American Academy. Pada tahap awal hanya 9 orang, kedua 28 orang dan ketiga 58 orang. jadi totalnya sudah memiliki 95 dosen tersertifikasi keahlian internasional,” ujarnya.

    Sertifikat kompetensi sendiri diserahkan langsung oleh Mahmud didamping Presiden Chapter Asia Pasific Prof Fauzi Hasan di Gedung O Djauharuddin AR, Bandung, siang tadi.

    Prof Fauzi Hasan menambahkan, uji kompetensi ini merupakan pengakuan bahwa 58 dosen UIN Bandung tersebut memiliki kompetensi yang diakui oleh lembaga internasional.

    “Pencapaian tingkat internasional pada individu dan institusi itu merupakan keharusan. Kami, American Academy ada di 174 negara. Berusaha memberikan pengakuan kompetensi kepada para profesional, salah satunya di Indonesia. Saat ini merupakan satu-satunya yang diakui oleh Kemendikbudristek,” singkatnya.

    Sementara itu, Ketua Lembaga Penjaminan Mutu (LPM) Ija Suntana menjelaskan diraihnya sertifikat keahlian internasional mendukung perolehan rekognisi di tingkat regional Asia Tenggara tahun 2025 dan selanjutnya di tingkat global.

    “Hari ini yang mendapatkan sertifikat keahlian internasional itu berjumlah 59 orang yang terdiri dari 58 dosen UIN Bandung dan 1 orang dari UIN Surabaya,” ujar Ija.

    Adapun 58 dosen UIN Bandung yang mendapat sertifikat internasional adalah sebagai berikut:

    – Prof. Dr. Aan Hasanah, CSEE.
    – Prof. Dr. Rahayu Kariadinata, AMLE.
    – Dr. Wahyudin Darmalaksana, CHS.
    – Dr. Dadang Darmawan, CHS.
    – Dr. Ateng Ruhendi, CLE.
    – Dr. Ayi Yunus Rusyana, CLA.
    – Dr. Utang Rosidin, CLA.
    – Dr. Chaerul Shaleh, CLA.
    – Dr. Jaenudin, CIELP.
    – Dr. Agus Abdul Rahman, CIPP.
    – Dr. Tahrir, CIPP.
    – Prof.Dr. Ahmad Sarbini, MMC.
    – Dr. Enjang AS. CICS.
    – Dr. Dadan Suherdiana, CLC.
    – Dr. Dedi Supriadi, CPE.
    – Dr. Ading Kusdiana, CIHCS.
    – Prof. Dr. Muhammad Ali Ramdhani, ITRE.
    – Dr. Yudha Satya Perkasa, CCSE.
    – Dr. Elis Ratna Wulan, AMLE.
    – Dr. Aep Saepulah, CEAE.
    – Mada Sanjaya WS. Ph.D., AIRE.
    – Dr. Ida Kinasih, CEC.
    – Dr. Asep Supriadin, CNPS.
    – Cepy Slamet, M.Kom., CMISE.
    – Dr. Cecep Hidayat, SBTE.
    – Nanang Ismail, MT, CTE.
    – Prof. Ahmad Ali Nurdin, Ph.D., CPE.
    – Dr. Muhamad Zuldin, CISE.
    – Dr. Dede Syarif, CISE.
    – Endah Ratna Sonya, M.Si., CISE.
    – Faizal Pikri, M.Ag., CPAM.
    – Ii Sumantri, M.Si., CPAM.
    – Dr. Muslim Mufti, CPS.
    – Drs. Heldi, M.Pd CPS.
    – Dr. Abdulah Safe’i, CILA.
    – Dr. Deni Kamaludin Yusup, CIFA.
    – Dr. Muhammad Zaky, CHRA.
    – Dr. Lilis Sulastri, CHRA.
    – Prof. Dr. Supiana, CSEE.
    – Dr. Ajid Thohir, CIHCS.
    – Dr.Ahmad Hasan Ridwan, CIFA.
    – Dr. Mulyana, CRMI.
    – Dr. Hasan Basri, CSEE.
    – Prof. Oyo Sunaryo Mukhlas, CSLE.
    – Dr. Bambang Samsul Arifin, CSEE.
    – Dr. Rifki Rosyad, CRMI.
    – Mohammad Taufiq Rahman, Ph.D., CISE.
    – Dr. Zaenal Mukarom CICS.
    – Dr. Imron Rosyidi, CICS.
    – Dr. Sofian Al Hakim, CIELP.
    – Dr. Mohamad Sar’an, CIELP.
    – Prof. Dr. Badrudin, CEAM.
    – Dr. Wildan Taufiq, CLE.
    – Dr. Deni Miharja, CHS.
    – Dr. Aep Kusnawan, CPCE.
    – Dr. Akmaliyah, CLE.
    – Dr. Husnul Qodim, CRCE
    – Dr. Sarbini, CEP

    Baca artikel detikjabar, “95 Dosen UIN Bandung Kini Bersertifikat Internasional” selengkapnya https://www.detik.com/jabar/jabar-gaskeun/d-6113518/95-dosen-uin-bandung-kini-bersertifikat-internasional.